Minggu, 28 Juni 2020

Konfigurasi FSRM Pada Windows Server 2012

 Assalamu'alaikum wr.wb
         Pada kesempatan kali ini saya akan       menjelaskan tentang konfigurasi fsrm pada windows Server.

Contoh kasus

>>scenario pertama :"Anda memiliki file server yang digunakan untuk menyimpan file yang digunakan oleh berbagai proyek di seluruh proyek anda. Setelah beberapa saat, anda menyadari bahwa anda cepat kehabisan ruang disk. Ketika Anda melihat penggunaan hardisk, anda melihat bahwa alasan sistem mengisi adalah proyek, yang lebih tua tidak pernah diapus atau diarsipkan solusi.apa yang akan anda usulkan untuk menangani hal ini?"

>>scenario kedua :" Anda Mendapat tugas dari salah satu perusahan terbesar di Indonesia. Tugas anda menangani Data-data karyawan mulai bekerja tahun 2015-2017.data dibawah tahun 2015 ini secara otomatis akan dihapus oleh system setiap hari minggu jam 24:00 wib. Kemudian buat cadangan file-file tersebut pertahan dan dilaporkan dalam bentuk CSV!"

KONFIGURASI SCENARIO PERTAMA

1. Langkah pertama buka file server resource manager di server manager,lalu klik file management tasks >>lalu create file management task.


2. Pada tab general, di kolom task name isikan nama sesuai keinginankeinginan, jangan lupa untuk mencentang Enable. Lalu pada kolom Descrption isikan deskripsi ini optional.


3. Lanjut ke tab scope pilih folder yang akan kita manage dengan klik tombol Add lalu silakan sobat arahkan path folder nya. Disini folder saya berada pada C:\project.


4. Sekarang pilih tab Action, pada kolom type pilih file expiration karena pada scenario pertama disebutkan kita akan mem-backup project yang lebih tua.pada kolom Expiration directory pilih direktori yang akan kita gunakan untuk meletakan file backu -pan project. Disini saya arahkan le direktori C\:Archiveproject.


5. Lanjut ke tab notifaction, saya akan membuat notifikasi untuk file management, Task-nya. Klik Add.


6. Akan muncul pop up Baru, pada tab E-mail manage kalian bisa centang kedua opsi dibawah ini jika kalian ingin mengirimkan notifikasi ke Email sobat, jika tidak ingin maka tidak usah dicentang.


7. Lalu pada tab event log sobat bisa centang opsi 'seng warning to event long'untuk memunculkan notifikasi pada log server. Pada opsi advance notifaction (in days) saya berikan angka 7 yang berarti notifikasi akan dikirim sebelum 7 hari, kli OK jika sudah.


8. Sekarang rules notifikasi sudah ada.


9. Lanjut ke Tap report, jadi disini kalian bisa membuat laporan pada file management Task, bisa berupa DHTML, HTML, XML, CSV, dan juga text, kali ini syaa akan pilih yang HTML.



10. Sekarang pada file management task sudah adaada rules baru yang bernama project.



KONFIGURASI SCENARIO KEDUA

 Sepertinya sebelumnya kita buat file      management task baru dengan Klik create file management task.


Sesuai dengan scenario saya akan berikan nama task nya data karyawan, serta jangan lupa centang Enable nya, dan deskripsi nya optional.


Pada tab scope , pilih folder yang akan kita manage, disini folder saya berada pada C:\datakaryawan2015-2017.


Pada tab scope , pilih folder yang akan kita manage, disini folder saya berada pada C:\datakaryawan2015-2017.


Lanjut ke tab notifaction, disini saya hanya membuat notifikasi untuk log saja.


Pada tab report kita akan buat laporan bentuk CSV sesuai dengan scenario diatas.


Lanjut ke tab condition, pada scenario kedua dijelaskan bahwa data dibawah tahun 2015 akan dihapus dan archivekan karena sekarang tahun 2020 maka data tersebut sudah berumur 5 tahun itu berarti dalam hitungan hari adalah 1825 (5 x 365 ).


Terakhir Tab schedule , pada scenario kedua telah dijelaskan mengenai penjadwalan ya pengecekannya akan dilaksanakan mingguan di hari minggu jam 24:00 wib. Terakhir kalo sudah semua klik OK saja. 

Dan bisa dilihat file management task yang baru sudah ada dengan task nama DATA KARYAWAN.


        Sekian dari saya semoga bermanfaat        Kurang lebihnya mohon maaf
                Wassalamu'alaikum wr. Wb

Konfigurasi Web Server Menggunakan NGINX Pada Debian

                Assalamu'alaikum wr. wb
       Pada kesempatan kali ini saya akan     menjelaskan bagaimana cara konfigurasi   web server menggunakan NGINX pada   Debian.

Pengertian

Server atau web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla firefox, Goggle crome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML (reference) nginx adalah server HTTP dan proxy dengan kode sumber terbuka yang bisa juga berfungsi sebagai proxy IMAP\POP3 (reference).

Langkah-langkahnya :

1. Pertama-tama kita install NGINX dengan perintah sebagai berikut.


2. Kemudian kita bisa uji hasil install NGINX dengan mengakses IP address atau domain milik server pada web browser client sebagai berikut.


3. Setelah itu kita ke file index html dengan   masukan perintah mkdir      /var/w.w.w/dewi.com


4. Kemudian saya akanakan membuat direktori document root untuk web1web1. Dewi.com pada direktori /var/www/web1.dewi.com beserta file index. Html untuk testing, berikut perintah yang digunakan.


5. Dan setelah itu ke file index html lagi dengan masukan perintah mkdir -p /var/www/dewi.net


6. Selanjutnya kita buat lagi direktori dokumen root web2web2.dewi.net pada direktori /var/www/web2.dewi.net beserta file index.


7. Habis itu kita masuk direktori /etc/ngnix/sites -availabel seperti dibawah ini

8. Setelah itu kita buat file konfigurasi server block untuk web1.dewi.com dengan perintah seperti dibawah ini.


9. Setelah itu kita klik nano web2. Dewi. Com

10. Kita buat file konfigurasi server block untuk web2.dewi.com perintah seperti dibawah ini.


11. Setelah itu kita klik web1 dan web2


12. Selanjutnya kita klik NGINX -t


13. Setelah itu kita klik systemctl restart dan systemctl status NGINX.


14. Saya akan mencoba ping dengan perintah ping dewi.net



PENGUJIAN PADA CLIENT

Lalu kita bisa mengakses kedua nama domain pada web browser client. Berikut pengujian pada web1.dewi.com


Dan pengujian pada web2.dewi.com adalah sebagai berikut. 

Kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamu'alaikum wr.wb

Konfigurasi DNS Server pada Windows Server 2012

                  Assalamu'alaikum wr. Wb

          Pada kesempatan kali ini saya akan     menjelaskan bagaimana konfigurasi DNS   server di windows Server 2012,

Pengertian

 DNS adalah sebuah sistem yang mengubah URL website ke dalam bentuk IP addressaddress, tanpa DNS , anda harus mengetikan IP Address secara lengkap ketika ingin mengunjungi sebuah website.

Normal nya, untuk mengakses internet anda perlu mengetukan IP Address sebuah website.

Langkah-langkahnya

1. Perhatikan dan menambahkan rules and features wizard, kita centang pada bagian skip this page by default agar halaman ini tidak muncul.


2. Disini saya menggunakan Server saya yaitu meow-server Masukan IP 10.30.100.126


3. Kemudian pemilihan server rules, karena kita akan mengkonfigurasi DNS maka kita pilih serviceservice DNS server.


4. Akan muncul pop-up seperti berikutberikut, klik add Features untuk menambahkan fitur tersebut.


5. Setelah itu kita klik next saja.


6. Pada bagian ini kita next saja karena tidak ada bagian yang di tambahkan lagi.


7. Sedikit penjelasan tentang DNS disini, bisa kita klik next saja.


8. Setelah itu kita bisa klik install untuk segera memulai install DNS server, dan tunggu prosesnya install sampai server.


9. Ini proses instal nya kita mulai.



10. Jika sudah selesai kita bisa langsung klik close.


11. Setelah itu kita klik DNS.


12. Berikut adalah tampilan dari DNS manager.


13. Setelah itu klik kanan pada server configure DNS server, kemudian muncul tampilan configure DNS server wizard.


14. Ada 3 metode untuk konfigurasi DNS server Disini kita pilih saja Forward lookup zone dan klik next.


15. Disini kita pilih yang paling ke atas ketika memilih ini akan membantu primary forward lookup zone.


16. Selanjutnya kita membuat zone name seperti Dewi. Com


17. Kemudian pilih yang paling atas untuk membuat file zone yang baru.


18. Kita dynamic update Disini kita diberikan pilihan untuk update otomatis,



19. Konfigurasi DNS telah dibuat dan berhasil klik finish.


20. Kemudian kita akan menambahkan Host baru.


21. Maka host terbaru bisa kita berikan inisial dengan nama DNS dan IP address berikan IP server.


22. Selanjutnya kita tambahkan reverse lookup zone , kemudian buat zone baru.


23. Setelah itu muncul wizard untuk membantu zine baru untuk DNS server nya.


24. Selanjutnya kita pilih type zone, disini kita menggunakn sebagai primary zone.


25. Disini kita akan diberikan pilihan untuk membuat reverse lookup zone untuk IPv4 atau IPv6, kita pilih saja IPv4.


26. Masukan network untuk dijadikan pencarian balik, dan otomatis in-addr ARPA akan membaca secara terbalik.


27. Kemudian buat name file nya dan kita gunakan Default saja.


28. Bisa dilihat disini kita sudah membuat nya disini kita bisa klik finish untuk menyelesaikan.



29. Kemudian tambahkan pointer pada referense lookup zone.


30. Kalian bisa browes untuk mencari host yang telah kalain buat.


31. Untuk verifikasi ping kita bisa ke CMD dengan ping DNS yang kalian tambahkan.


              Kurang lebihnya mohon maaf
                Wassalamu'alaikum wr. Wb